| Nomor CAS: | 111-96-6 |
|---|---|
| Rumus: | C6h14o3 |
| EINECS: | 203-924-4 |
| Tersedianya: | |
|---|---|
Dietilen glikol dimetil eter juga dikenal sebagai Diglime atau bis(2-metoksietil)eter.
Ia memiliki kelarutan yang baik dan dapat bercampur dengan banyak garam anorganik dan senyawa organik. Ia memiliki stabilitas yang baik dan tidak rentan terhadap reaksi dekomposisi atau oksidasi.
Salah satu kegunaan utama dietilen glikol dimetil eter adalah sebagai pelarut. Ia memiliki kemampuan solvabilitas yang kuat dan dapat melarutkan banyak zat organik dan anorganik, dan banyak digunakan dalam sintesis kimia, ekstraksi, pelarut elektrolit dan reaksi katalitik. Ini juga dapat digunakan sebagai komponen pelapis, perekat dan bahan pembersih.
Dietilen glikol dimetil eter dapat diproduksi melalui reaksi katalis asam antara etilen glikol dan metanol. Langkah spesifiknya adalah mencampurkan etilen glikol dan metanol dalam perbandingan tertentu dan menambahkan katalis asam, kemudian melakukan reaksi pada suhu yang sesuai. Setelah reaksi selesai, dietilena glikol dimetil eter dapat diperoleh dengan distilasi dan pemurnian.
|
Milik
|
Nilai
|
| Berat molekul (g/mol) |
134.17
|
| Titik nyala (Piala Tertutup Setaflash) |
65°C
|
| Titik didih @760 mmHg, 1,01 ar |
175°C
|
|
Massa jenis relatif (air=1)
|
1,127kg/m³
|
| Titik Beku | Tidak berlaku |
| Tekanan Uap @20°C |
0.7
|
|
Kelarutan
|
Larut sepenuhnya dalam air (20°C)
|
| nilai pH |
Tidak berlaku
|
|
Suhu penyalaan otomatis
|
165°C
|
|
Tingkat penguapan
|
Tidak berlaku |




